Ekspor kosmetik ke Timur Tengah menarik perhatian banyak produsen Indonesia, terutama karena keunggulan yang dimiliki dari sisi sertifikasi halal. Namun pasar ini memiliki karakter yang cukup berbeda dari pasar Asia Tenggara, dan persiapannya menuntut penyesuaian yang tidak sedikit.
Mengapa Pasar Ini Menarik
Permintaan produk halal yang tinggi. Ini keunggulan utama produsen Indonesia yang sudah memiliki ekosistem sertifikasi halal yang mapan.
Daya beli yang relatif baik pada sebagian negara di kawasan.
Minat terhadap perawatan diri yang terus tumbuh.
Keterbukaan terhadap produk dari berbagai negara. Kawasan ini merupakan pasar yang cukup terbuka dengan produk dari berbagai asal.
Karakter Pasar yang Perlu Dipahami
Kondisi iklim
Sebagian besar kawasan memiliki iklim kering dengan suhu tinggi. Ini berbeda dari iklim tropis lembap Indonesia.
Konsekuensinya, kebutuhan produk berbeda. Formula yang dirancang untuk kulit di iklim lembap dapat terasa kurang memadai untuk kulit di iklim kering, yang umumnya membutuhkan produk dengan daya melembapkan lebih tinggi.
Ini perlu diperhitungkan sejak tahap perumusan konsep bila pasar ini menjadi tujuan utama.
Preferensi kemasan
Kesan mewah pada kemasan umumnya lebih dihargai dibanding di sebagian pasar lain. Ini memengaruhi pilihan bahan kemasan dan pendekatan desain.
Preferensi aroma
Tradisi wewangian di kawasan ini cukup kuat, dengan preferensi yang cenderung berbeda dari pasar Asia Tenggara.
Kategori produk
Sebagian kategori memiliki permintaan yang lebih tinggi dibanding di pasar lain, termasuk produk perawatan yang berkaitan dengan kondisi kulit di iklim kering.
Persyaratan yang Perlu Dipenuhi
Sertifikasi halal
Menjadi pertimbangan penting, dan pada sebagian pasar merupakan persyaratan.
Yang perlu diperhatikan: pengakuan sertifikat halal antarnegara mengikuti kesepakatan antara lembaga penerbit di masing-masing negara. Sertifikat dari Indonesia tidak otomatis diakui di semua negara.
Konfirmasi mengenai lembaga penerbit yang diakui sebaiknya dilakukan sejak awal pembicaraan dengan calon pembeli, sebelum produksi dimulai.
Pendaftaran produk
Setiap negara memiliki ketentuan pendaftaran tersendiri. Sebagian negara di kawasan ini memiliki kerangka penyelarasan regional, tetapi penerapannya berbeda-beda.
Persyaratan pelabelan
Umumnya menuntut pencantuman informasi dalam bahasa Arab, di samping bahasa lain yang mungkin diperlukan.
Ini berarti kemasan untuk pasar ini perlu dirancang terpisah dari kemasan pasar dalam negeri.
Pihak yang bertanggung jawab setempat
Sebagian besar negara mensyaratkan adanya pihak yang berkedudukan di negara tersebut yang bertanggung jawab atas produk. Ini menjadikan pemilihan mitra distribusi sebagai keputusan yang menentukan.
Ketentuan bahan
Daftar bahan yang diizinkan perlu diperiksa terhadap ketentuan masing-masing negara tujuan.
Persiapan Sebelum Memasuki Pasar
- Tentukan negara tujuan secara spesifik. Kawasan ini terdiri dari banyak negara dengan ketentuan dan karakter pasar yang berbeda. Menyasar seluruh kawasan sekaligus memecah sumber daya.
- Periksa pengakuan sertifikat halal untuk negara yang dituju.
- Tinjau kesesuaian formula dengan kondisi iklim dan preferensi setempat.
- Periksa formula terhadap ketentuan bahan di negara tujuan.
- Siapkan materi dalam bahasa Inggris yang layak, dan pertimbangkan materi dalam bahasa Arab untuk sebagian keperluan.
- Cari dan nilai calon mitra distribusi. Ini sering menjadi faktor yang paling menentukan keberhasilan.
- Rancang kemasan yang mengakomodasi persyaratan pelabelan.
Mencari Mitra Distribusi
Beberapa jalur yang umum:
Pameran dagang di kawasan tersebut. Memberi kesempatan bertemu langsung dengan calon mitra.
Program pendampingan ekspor. Berbagai lembaga menyelenggarakan program yang membantu pelaku usaha menembus pasar tertentu.
Platform B2B. Dengan catatan mengenai penyaringan dan pemeriksaan latar belakang yang tetap diperlukan.
Perwakilan dagang. Dapat memberi informasi mengenai pasar dan calon mitra.
Yang perlu diperhatikan dalam menilai calon mitra: jangkauan distribusi yang dimiliki, pemahaman terhadap ketentuan setempat, pengalaman menangani kategori produk serupa, dan kemampuan mengurus pendaftaran produk.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Menganggap kawasan ini seragam. Ketentuan dan karakter pasar berbeda antarnegara.
Mengasumsikan sertifikat halal Indonesia otomatis diakui. Perlu dikonfirmasi per negara.
Mengirim produk yang sama dengan pasar dalam negeri tanpa penyesuaian formula dan kemasan.
Mengabaikan perbedaan iklim dalam perancangan produk.
Tidak memeriksa latar belakang calon mitra untuk pesanan bernilai besar.
Meremehkan waktu yang diperlukan. Proses dari kontak awal sampai produk beredar umumnya memakan waktu yang panjang.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apakah semua produk perlu sertifikat halal?
Ketentuan berbeda antarnegara dan kategori produk. Namun bahkan ketika tidak diwajibkan, sertifikasi halal umumnya menjadi pertimbangan yang berpengaruh bagi konsumen di kawasan ini.
Berapa lama proses pendaftaran produk?
Bervariasi antarnegara. Perlu dikonfirmasi dengan mitra setempat atau pihak yang menangani pendaftaran.
Perlukah mengubah formula?
Bergantung pada kesesuaian formula yang ada dengan kondisi iklim dan preferensi setempat, serta pemeriksaan terhadap ketentuan bahan.
Bagaimana menentukan negara mana yang dituju lebih dahulu?
Pertimbangkan kemudahan proses pendaftaran, ketersediaan mitra yang kredibel, dan kesesuaian produk dengan karakter pasar, bukan hanya ukuran pasarnya.
Menyiapkan Produk untuk Pasar Ini
Kesesuaian produk dengan karakter pasar tujuan perlu dipertimbangkan sejak tahap perumusan konsep.
PT Dwi Jaya Cosmedika merupakan produsen kosmetik dengan fasilitas bersertifikat CPKB, ISO 9001:2015, dan ISO 22716:2007, serta memiliki sertifikasi halal untuk produknya. Kami menyediakan data teknis dan dokumen dari sisi produksi yang diperlukan dalam proses ekspor. Untuk membicarakan rencana Anda, hubungi tim kami di WhatsApp resmi.

