Aturan iklan produk kosmetik sering diabaikan karena perhatian terpusat pada kemasan. Padahal batasan mengenai klaim berlaku juga untuk seluruh materi promosi, dan justru di ranah inilah pelanggaran paling sering terjadi.
Batasan Berlaku di Semua Kanal
Ketentuan mengenai klaim tidak berhenti pada kemasan. Yang juga terikat mencakup:
- Materi di media sosial
- Situs web dan halaman produk di lokapasar
- Materi cetak seperti brosur dan katalog
- Materi audio dan video
- Materi yang dibuat reseller
- Materi yang dibuat pembuat konten yang bekerja sama
Kesalahan yang umum: kemasan disusun dengan hati-hati melalui proses notifikasi, sementara materi promosi disusun tim pemasaran tanpa pemeriksaan yang sama.
Klaim yang Umumnya Bermasalah
Batasannya sama dengan yang berlaku pada kemasan:
Klaim yang mengarah pada pengobatan. Menyembuhkan, mengobati, atau menyebut kondisi medis sebagai sasaran produk.
Klaim hasil yang dijanjikan pasti. Terutama disertai jangka waktu tertentu.
Klaim perubahan permanen.
Klaim yang menyesatkan mengenai kandungan. Menonjolkan bahan yang kadarnya sangat kecil seolah menjadi komponen utama.
Perbandingan yang merendahkan produk lain tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.
Klaim yang memanfaatkan ketakutan. Menakut-nakuti mengenai bahan tertentu tanpa dasar ilmiah untuk menjual produk sendiri.
Testimoni dan Foto Sebelum-Sesudah
Kategori ini memerlukan kehati-hatian khusus karena sering dianggap aman padahal tidak.
Testimoni
Testimoni yang menyatakan produk menyembuhkan sesuatu tetap merupakan klaim pengobatan, meski disampaikan konsumen dan bukan oleh brand. Menampilkan testimoni semacam itu di kanal resmi berarti brand ikut menyampaikan klaim tersebut.
Yang perlu diperhatikan:
- Testimoni harus asli, bukan dibuat-buat
- Perlu ada persetujuan dari pihak yang bersangkutan
- Isi testimoni tetap terikat batasan klaim
- Menyertakan keterangan bahwa hasil dapat berbeda antar individu membantu
Foto sebelum dan sesudah
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Persetujuan tertulis dari pihak yang bersangkutan
- Konsistensi kondisi pengambilan gambar, termasuk pencahayaan, sudut, dan jarak
- Tidak melakukan perubahan pada gambar yang mengubah tampilan hasil
- Keterangan mengenai jangka waktu pemakaian
- Keterangan bahwa hasil dapat berbeda antar individu
- Tidak memakai gambar dari sumber lain
Foto yang diambil dengan pencahayaan yang sangat berbeda antara sebelum dan sesudah termasuk praktik yang menyesatkan meski tidak ada perubahan yang dilakukan pada gambarnya.
Tanggung Jawab atas Materi Pihak Ketiga
Ini yang sering tidak disadari.
Materi yang dibuat reseller, pembuat konten, atau mitra pemasaran mengenai produk tetap menjadi tanggung jawab pemilik merek. Argumen bahwa materi tersebut dibuat pihak lain umumnya tidak melepaskan tanggung jawab.
Beberapa langkah yang mengurangi risiko:
- Sediakan panduan komunikasi yang jelas mengenai apa yang boleh dan tidak boleh disampaikan.
- Berikan materi siap pakai sehingga mitra tidak perlu menyusun klaim sendiri.
- Tuangkan dalam kesepakatan tertulis bahwa mitra terikat pada panduan tersebut.
- Pantau materi yang beredar secara berkala.
- Tindak lanjuti pelanggaran dengan meminta perbaikan.
Bagi brand dengan jaringan reseller yang besar, pemantauan ini menjadi bagian dari pengelolaan yang tidak dapat diabaikan.
Keterbukaan mengenai Kerja Sama Berbayar
Materi promosi yang dibuat atas dasar kerja sama berbayar sebaiknya disampaikan secara terbuka. Ketentuan mengenai hal ini berkembang di berbagai negara, dan praktik yang baik adalah menyampaikan hubungan kerja sama tersebut secara jelas.
Selain memenuhi ketentuan, keterbukaan juga membangun kepercayaan. Konsumen yang mengetahui suatu materi merupakan kerja sama berbayar dan tetap tertarik pada produk umumnya memiliki dasar ketertarikan yang lebih kuat.
Menyusun Panduan Komunikasi Internal
Bagi brand yang tumbuh, memiliki panduan tertulis membantu menjaga konsistensi.
Isi yang berguna dicakup:
- Daftar klaim yang disetujui untuk masing-masing produk
- Daftar kata dan frasa yang tidak boleh dipakai
- Ketentuan mengenai penggunaan testimoni
- Ketentuan mengenai foto sebelum dan sesudah
- Ketentuan mengenai keterbukaan kerja sama berbayar
- Alur pemeriksaan sebelum materi diterbitkan
Panduan semacam ini juga berguna untuk dibagikan kepada mitra dan pembuat konten.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apakah materi promosi perlu disetujui terlebih dahulu?
Ketentuan mengenai hal ini perlu diperiksa dan dapat berbeda menurut jenis media dan kategori produk. Yang berlaku umum adalah bahwa materi promosi tidak boleh memuat klaim yang melampaui yang diizinkan.
Bagaimana jika pesaing memakai klaim yang bermasalah?
Praktik pihak lain tidak mengubah ketentuan yang berlaku. Mengikuti klaim yang bermasalah menempatkan brand pada risiko yang sama.
Bolehkah menyebutkan bahan aktif beserta manfaatnya?
Umumnya boleh, selama manfaat yang disebutkan berada dalam ranah kosmetik dan sesuai dengan bukti yang tersedia.
Bagaimana dengan konten edukasi yang tidak langsung menjual?
Konten edukasi umumnya memiliki ruang yang lebih luas, tetapi tetap perlu akurat dan tidak menyesatkan, terutama bila diterbitkan di kanal brand.
Menyusun Klaim Sejak Awal
Penyusunan klaim yang tepat memerlukan pemahaman mengenai apa yang sebenarnya dapat dilakukan formula dan bukti apa yang tersedia. Membahasnya sejak tahap pengembangan produk mencegah persoalan pada tahap promosi.
PT Dwi Jaya Cosmedika mengerjakan pengembangan dan produksi kosmetik untuk pemilik brand, termasuk pembahasan mengenai kesesuaian antara klaim yang direncanakan dengan karakter formula dan pengujian yang diperlukan. Untuk membicarakan rencana produk Anda, hubungi tim kami di WhatsApp resmi.

