aplikasi concealer pada area bawah mata

Cara Memilih Concealer Sesuai Kebutuhan

Cara memilih concealer sering disamakan dengan memilih foundation, padahal keduanya memiliki tujuan berbeda. Foundation meratakan warna seluruh wajah, concealer menangani area tertentu yang memerlukan perhatian lebih. Perbedaan tujuan ini memengaruhi pemilihan warna dan tekstur.

Perbedaan dengan Foundation

Coverage. Concealer umumnya memiliki coverage lebih tinggi karena ditujukan untuk menutupi area tertentu.

Tekstur. Umumnya lebih pekat dan lebih padat, meski ada variasi untuk kebutuhan berbeda.

Area aplikasi. Hanya pada area tertentu, bukan seluruh wajah.

Pemilihan warna. Tidak selalu sama dengan warna kulit, tergantung tujuannya.

Memilih Warna Berdasarkan Tujuan

Ini yang paling sering keliru.

Untuk area bawah mata

Umumnya dipilih warna yang sedikit lebih terang dari warna kulit, untuk memberi kesan lebih segar pada area yang cenderung lebih gelap.

Perbedaan yang terlalu jauh menghasilkan area terang yang justru menarik perhatian. Satu sampai dua tingkat lebih terang umumnya memadai.

Untuk menutupi jerawat atau kemerahan

Dipilih warna yang sama persis dengan warna kulit, bukan yang lebih terang. Concealer yang lebih terang pada area jerawat justru membuat area tersebut lebih menonjol.

Untuk area dengan warna yang tidak merata

Disesuaikan dengan warna kulit di sekitarnya.

Color Corrector

Kategori terpisah yang bekerja dengan prinsip warna yang saling menyeimbangkan.

Warna persik atau oranye untuk area bawah mata yang cenderung kebiruan atau keunguan. Semakin gelap warna kulit, semakin pekat warna korektor yang diperlukan.

Warna hijau untuk kemerahan.

Warna keunguan untuk area yang tampak kekuningan.

Cara memakainya: aplikasikan tipis pada area yang memerlukan, lalu lapisi dengan concealer berwarna kulit di atasnya. Korektor tidak dipakai sendirian karena warnanya akan terlihat.

Perlu diperhatikan bahwa penggunaan korektor tidak selalu diperlukan. Untuk kondisi yang tidak terlalu mencolok, concealer biasa sudah memadai.

Bentuk Sediaan

Cair dengan aplikator. Paling umum, mudah dikendalikan jumlahnya. Rentang coverage bervariasi.

Stik. Coverage lebih tinggi, praktis untuk area kecil seperti menutupi jerawat.

Krim dalam wadah. Coverage tinggi, umumnya memerlukan alat untuk mengaplikasikan.

Bubuk. Kurang umum, untuk hasil yang lebih ringan.

Cara Aplikasi

Untuk area bawah mata

  1. Pastikan area terhidrasi terlebih dahulu. Kulit di area ini tipis dan mudah kering, dan concealer pada kulit kering akan menonjolkan garis halus.
  2. Aplikasikan dalam jumlah kecil.
  3. Ratakan dengan menepuk, bukan menggosok. Kulit di area ini mudah tertarik.
  4. Kunci dengan bedak tipis bila diperlukan, terutama bagi yang concealer-nya cepat berpindah.

Yang perlu dihindari: mengaplikasikan terlalu banyak. Concealer berlebih pada area bawah mata hampir selalu berkumpul pada garis halus dan membuatnya lebih terlihat.

Untuk menutupi jerawat

  1. Aplikasikan tepat pada area yang memerlukan, bukan di sekitarnya.
  2. Tekan dengan jari atau alat kecil, jangan disapu.
  3. Ratakan hanya bagian tepinya.
  4. Kunci dengan bedak tipis.

Untuk jerawat yang menonjol, perlu diingat bahwa concealer menyamarkan warna tetapi tidak menyamarkan tekstur. Menumpuk lebih banyak produk justru menonjolkan tonjolannya.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Memakai warna terlalu terang untuk menutupi jerawat.

Mengaplikasikan terlalu banyak pada area bawah mata.

Menggosok saat meratakan sehingga produk terangkat dan kulit tertarik.

Melewatkan persiapan hidrasi pada area bawah mata.

Memakai concealer dengan tekstur terlalu kering pada kulit yang kering.

Menutupi area yang sebenarnya tidak memerlukan.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apakah perlu concealer jika sudah memakai foundation?

Tergantung kebutuhan. Untuk area yang masih memerlukan perhatian setelah foundation, ya. Untuk kulit yang sudah merata, tidak selalu.

Concealer sebelum atau sesudah foundation?

Umumnya setelah foundation, karena sebagian area mungkin sudah tertutup cukup oleh foundation sehingga concealer yang diperlukan menjadi lebih sedikit.

Mengapa concealer berkumpul di garis halus?

Umumnya karena jumlah yang terlalu banyak, kulit yang kurang terhidrasi, atau tekstur produk yang terlalu berat untuk area tersebut.

Bisakah foundation dipakai sebagai concealer?

Bisa untuk area yang tidak memerlukan coverage tinggi, dengan mengaplikasikan lapisan tambahan pada area tersebut.

Pertimbangan dalam Pengembangan Produk

Rentang warna. Concealer memerlukan pertimbangan tersendiri karena tidak selalu sejajar dengan rentang foundation. Kebutuhan warna yang sedikit lebih terang untuk area bawah mata perlu diakomodasi.

Tekstur untuk area bawah mata. Ini tantangan utama pada kategori ini. Produk perlu memiliki coverage yang memadai tanpa menjadi terlalu berat sehingga berkumpul pada garis halus.

Kesesuaian dengan foundation. Bagi brand yang memproduksi keduanya, memastikan kesesuaian warna dan basis antar produk mengurangi keluhan.

Rancangan aplikator. Untuk produk cair, bentuk aplikator memengaruhi kemudahan pemakaian, terutama untuk area kecil.

Ketentuan bahan. Karena diaplikasikan di sekitar area mata, ketentuan mengenai bahan yang diizinkan perlu diperhatikan.

PT Dwi Jaya Cosmedika mengerjakan pengembangan dan produksi kosmetik untuk pemilik brand, termasuk kategori yang memerlukan perhatian pada ketentuan bahan untuk area mata. Untuk membicarakan rencana produk Anda, hubungi tim kami di WhatsApp resmi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *