Bahan yang dilarang dalam kosmetik diatur dalam daftar yang ditetapkan otoritas berwenang dan diperbarui dari waktu ke waktu. Bagi konsumen, memahami hal ini membantu mengenali produk yang perlu diwaspadai. Bagi pemilik brand, memahaminya mencegah masalah yang dapat menghentikan seluruh usaha yang sudah dibangun.
Tiga Kelompok Pengaturan Bahan
Ketentuan mengenai bahan kosmetik umumnya membagi bahan ke dalam beberapa kelompok:
Bahan yang dilarang. Tidak boleh dipakai dalam produk kosmetik dalam kondisi apa pun.
Bahan yang dibatasi. Boleh dipakai dengan batasan tertentu, misalnya batas kadar maksimum, jenis produk tertentu saja, atau disertai peringatan pada kemasan.
Bahan yang diizinkan dengan ketentuan. Terutama untuk kelompok bahan pewarna, pengawet, dan bahan pelindung sinar matahari, yang masing-masing memiliki daftar tersendiri.
Daftar ini diperbarui seiring berkembangnya pengetahuan mengenai keamanan bahan. Karena itu selalu perlu mengacu pada ketentuan terbaru, bukan pada daftar yang pernah dipelajari beberapa tahun sebelumnya.
Kelompok Bahan yang Sering Ditemukan pada Produk Bermasalah
Otoritas berwenang secara berkala mengumumkan temuan produk kosmetik yang mengandung bahan yang dilarang. Beberapa kelompok yang berulang kali muncul dalam temuan tersebut:
Merkuri dan senyawanya. Dilarang dalam produk kosmetik. Sering ditemukan pada produk yang menjanjikan hasil pencerahan yang sangat cepat. Paparan merkuri berkaitan dengan gangguan kesehatan yang serius, termasuk pada ginjal dan sistem saraf.
Hidrokinon. Termasuk bahan yang penggunaannya dalam kosmetik dibatasi secara ketat. Pemakaian tanpa pengawasan berkaitan dengan berbagai masalah kulit.
Asam retinoat. Termasuk bahan yang penggunaannya diatur ketat dan tidak diizinkan dalam produk kosmetik bebas beli.
Golongan steroid tertentu. Tidak diizinkan dalam produk kosmetik. Pemakaian tanpa pengawasan medis berkaitan dengan penipisan kulit dan masalah lainnya.
Bahan pewarna yang tidak diizinkan. Sebagian bahan pewarna hanya diizinkan untuk keperluan tertentu, dan sebagian tidak diizinkan sama sekali untuk kosmetik.
Perlu ditekankan bahwa daftar ini bukan daftar lengkap, dan tujuannya bukan menjadi rujukan teknis melainkan menggambarkan pola temuan yang berulang.
Mengapa Produk Bermasalah Tetap Beredar
Pola yang umum: produk menjanjikan hasil yang sangat cepat, misalnya perubahan warna kulit dalam hitungan hari. Hasil cepat semacam itu sulit dicapai dengan bahan yang diizinkan, dan inilah yang seharusnya menjadi tanda peringatan.
Sebagian konsumen tetap memakainya karena hasil awalnya memang terlihat. Masalahnya muncul belakangan, dan sering setelah pemakaian berlangsung cukup lama.
Tanda Produk yang Perlu Diwaspadai
Tidak memiliki nomor notifikasi. Ini tanda paling mendasar. Produk tanpa nomor notifikasi tidak melalui proses penilaian apa pun.
Menjanjikan hasil yang sangat cepat. Terutama untuk perubahan warna kulit atau menghilangkan masalah kulit dalam hitungan hari.
Tidak mencantumkan komposisi. Atau mencantumkan komposisi yang sangat singkat dan tidak wajar.
Tidak mencantumkan nama dan alamat pihak yang bertanggung jawab.
Kemasan tanpa keterangan yang memadai. Termasuk produk yang dijual dalam wadah tanpa label yang jelas.
Dijual hanya melalui jalur yang tidak resmi dengan penjelasan yang menghindari pertanyaan mengenai legalitas.
Menimbulkan sensasi yang tidak wajar, seperti rasa panas berlebihan atau pengelupasan yang cepat dan luas.
Harga yang tidak wajar untuk klaim yang ditawarkan.
Cara Memeriksa Legalitas Produk
Konsumen dapat memeriksa apakah suatu produk memiliki notifikasi yang sah melalui sarana pemeriksaan yang disediakan otoritas berwenang. Pemeriksaan dilakukan dengan memasukkan nomor notifikasi atau nama produk.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memeriksa:
- Pastikan nama produk dan nama pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan yang tercantum pada kemasan
- Nomor notifikasi yang dicantumkan pada kemasan tetapi tidak ditemukan dalam data resmi patut dipertanyakan
- Nomor notifikasi milik produk lain yang dicantumkan pada produk berbeda juga merupakan pelanggaran
Bagi Pemilik Brand
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Periksa formula terhadap daftar bahan yang berlaku. Ini dikerjakan bersama pihak produksi, tetapi pemilik brand perlu memahami bahwa tanggung jawab akhir atas produk berada padanya.
Perhatikan ketentuan negara tujuan bila ada rencana ekspor. Daftar bahan yang diizinkan berbeda antarnegara. Bahan yang diizinkan di Indonesia belum tentu diizinkan di negara lain, atau diizinkan dengan batas kadar berbeda.
Waspadai permintaan untuk mencapai hasil yang tidak wajar. Jika hasil yang diinginkan hanya dapat dicapai dengan bahan yang tidak diizinkan, permintaan tersebut perlu ditinjau ulang, bukan dicarikan jalan pintas.
Perhatikan perubahan ketentuan. Bahan yang diizinkan saat ini dapat berubah statusnya. Produk yang sudah beredar perlu ditinjau bila ada perubahan ketentuan.
Pastikan pemasok bahan baku dapat dipercaya. Bahan baku dengan data yang tidak jelas berisiko mengandung cemaran atau tidak sesuai spesifikasi.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apakah produk dari luar negeri otomatis lebih aman?
Tidak. Produk dari mana pun yang diedarkan di Indonesia perlu memiliki notifikasi yang sah. Produk impor tanpa notifikasi berada dalam posisi yang sama dengan produk lokal tanpa notifikasi.
Bagaimana jika produk yang sudah lama dipakai ternyata bermasalah?
Hentikan pemakaian dan periksakan diri ke tenaga medis, terutama jika sudah dipakai dalam jangka panjang atau muncul keluhan.
Apakah bahan alami pasti aman?
Tidak otomatis. Sebagian bahan alami juga termasuk yang dibatasi atau dilarang penggunaannya dalam kosmetik.
Di mana daftar resmi bahan yang dilarang dapat diperoleh?
Daftar dan pembaruannya diterbitkan oleh otoritas berwenang. Untuk keperluan pengembangan produk, pemeriksaan sebaiknya dilakukan bersama pihak produksi yang memiliki akses ke ketentuan terbaru.
Memastikan Kesesuaian Formula
Pemeriksaan formula terhadap ketentuan yang berlaku adalah bagian dari proses pengembangan produk, bukan langkah tambahan di akhir.
PT Dwi Jaya Cosmedika mengerjakan pengembangan dan produksi kosmetik untuk pemilik brand, termasuk pemeriksaan kesesuaian bahan dengan ketentuan yang berlaku. Untuk membicarakan rencana produk Anda, hubungi tim kami di WhatsApp resmi.

