Cara Menentukan Jenis Kulit Wajah dengan Tes Sederhana

Cara Menentukan Jenis Kulit Wajah dengan Tes Sederhana

Salah satu penyebab paling umum produk skincare terasa “tidak cocok” adalah salah menebak jenis kulit sendiri. Cara mengetahui jenis kulit sebenarnya tidak butuh alat khusus. Cukup satu pengamatan yang dilakukan dengan benar dan sedikit kesabaran.

Empat Jenis Kulit dan Cirinya

Kulit normal. Tidak terasa tertarik setelah cuci muka, tidak cepat berminyak, pori berukuran sedang. Jenis ini paling jarang dikeluhkan.

Kulit kering. Terasa kaku atau tertarik setelah dibersihkan, kadang muncul serpihan halus, terutama di area pipi. Pori cenderung tidak terlihat.

Kulit berminyak. Wajah mengilap merata dalam beberapa jam setelah dibersihkan, pori lebih terlihat, terutama di area hidung dan dahi.

Kulit kombinasi. Area T (dahi, hidung, dagu) berminyak, sementara pipi normal atau kering. Ini jenis yang paling banyak ditemui di daerah beriklim tropis.

Metode Bare Face Test

Ini cara paling sederhana dan bisa dilakukan sendiri.

  1. Bersihkan wajah dengan pembersih ringan.
  2. Keringkan dengan menepuk lembut, jangan digosok.
  3. Diamkan wajah tanpa produk apa pun selama sekitar dua jam. Tanpa toner, tanpa pelembap.
  4. Amati kondisi kulit setelah dua jam berlalu.

Kalau wajah terasa tertarik dan kencang, kemungkinan besar kulitmu kering. Kalau mengilap merata, itu ciri kulit berminyak. Kalau hanya area T yang mengilap sementara pipi biasa saja, kulitmu kombinasi. Kalau tidak ada keluhan berarti, kulitmu cenderung normal.

Lakukan tes ini saat cuaca sedang tidak ekstrem, dan jangan setelah olahraga atau setelah berada di ruangan ber-AC berjam-jam. Kondisi lingkungan bisa mengaburkan hasilnya.

Kulit Sensitif Bukan Jenis Kulit

Ini yang sering disalahpahami. Sensitif bukan kategori sejajar dengan kering atau berminyak, melainkan kondisi yang bisa menyertai jenis kulit mana pun. Kulit berminyak bisa sensitif. Kulit kering juga bisa.

Cirinya adalah reaksi berlebihan terhadap produk atau perubahan lingkungan: kemerahan, rasa perih, atau gatal yang muncul lebih cepat dibanding orang lain. Sebagian sensitivitas bersifat bawaan, sebagian lagi muncul karena skin barrier yang terganggu (apa itu skin barrier dan kenapa gampang rusak) akibat pemakaian produk yang terlalu keras.

Kalau kulitmu baru terasa sensitif belakangan ini padahal sebelumnya tidak, kemungkinan besar itu kondisi sementara yang bisa dipulihkan, bukan karakter permanen.

Jenis Kulit Bisa Berubah

Jenis kulit bukan label seumur hidup. Beberapa hal yang bisa mengubahnya:

  • Usia. Produksi minyak umumnya menurun seiring bertambahnya usia.
  • Iklim dan musim. Kulit yang berminyak di musim hujan bisa terasa lebih kering saat sering berada di ruangan ber-AC.
  • Perubahan hormon.
  • Produk yang dipakai. Pembersih yang terlalu kuat bisa membuat kulit berminyak justru memproduksi lebih banyak minyak sebagai kompensasi.

Karena itu, ada baiknya mengulang pengamatan ini setiap beberapa bulan, terutama saat merasa produk yang biasa dipakai mulai terasa berbeda.

Setelah Tahu Jenis Kulit, Lalu Apa

Jenis kulit menentukan tekstur produk yang paling nyaman, bukan bahan aktif yang boleh dipakai. Kulit berminyak umumnya lebih cocok dengan gel dan lotion ringan. Kulit kering lebih nyaman dengan krim. Tapi soal bahan aktif, hampir semua jenis kulit bisa memakai bahan yang sama dengan penyesuaian kadar dan frekuensi.

Langkah berikutnya adalah menyusun urutan pemakaian yang tepat urutan skincare pagi dan malam yang benar untuk pemula supaya produk yang sudah dipilih bekerja maksimal.

Mengenali jenis kulit adalah langkah pertama yang sering dilewati, padahal paling murah. Tidak butuh produk baru, cukup dua jam dan sedikit perhatian.

Bangun Brand Kosmetikmu Bersama Dwi Jaya Cosmedika

Bagi pemilik brand, sebaran jenis kulit di pasar target adalah dasar menentukan tekstur dan varian produk. Menyasar kulit kombinasi di iklim tropis butuh formula yang berbeda dengan produk yang dirancang untuk pasar beriklim dingin.

Dwi Jaya Cosmedika membantu pemilik brand menerjemahkan karakter pasar jadi formula yang tepat, lewat layanan Private Label, ODM, maupun OEM. Kami memproduksi di Semarang dengan sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 22716:2007, CPKB, dan halal.

Kunjungi dwijayacosmedika.com atau hubungi tim kami lewat WhataApp Kami untuk konsultasi awal tanpa biaya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *